Artikel, Asuransi Jiwa & Kesehatan

Menutup Polis Asuransi Bukanlah Hal Yang Bijaksana

Traditional couple in full safety. Concept of life insurance

Berikut adalah kutipan pembicaraan saya dengan salah satu orang yang saya temui, anggap saja namanya Bapak A ketika saya hendak menawarkan asuransi:

Saya   : “Pak, boleh tahu asuransi apa yang sudah bapak punya saat ini?”

Pak A : “Wah, saya sudah tutup tuh polis asuransi yang saya punya.”

Saya   : “Kenapa pak, boleh tahu kenapa bapak putuskan tutup polis?”

Pak A : “Habisnya saya bayar premi terus tiap bulan, tapi ga ada manfaatnya. Belum lagi ada kebutuhan lainnya”

Saya : “Betul pak, yang namanya kebutuhan akan selalu ada, tapi sayang banget pak, padahal asuransi itu kan buat persiapan kalau ada musibah”

Alasan diatas hanyalah salah satu dari beberapa alasan lain beberapa orang untuk menutup polis asuransi yang dimiliki, namun keputusan untuk menutup polis bukanlah bijaksana mengapa? berikut ini adalah alasannya

1. Premi lebih murah ketimbang biaya pengobatan sakit kritis

Apakah Anda yakin, sudah tidak ada dana yang bisa disisihkan per bulan? coba dicek, apakah hal itu bukan karena Anda lebih mementingkan gaya hidup? Katakanlah untuk premi diperlukan 500 ribu rupiah, sementara biaya pengobatan sakit kritis 500 juta rupiah. Nah apakah Anda rela jika tabungan dan aset yang Anda kumpulkan sejak lama terpakai untuk biaya pengobatan? pilih mana  siapkan dana tunai jika terjadi resiko sakit kritis dengan cara  dicicil perbulan atau tiba-tiba harus setor uang besar untuk pengobatannya?

2. Ada Uang Pertanggungan (UP) jiwa untuk keluarga tercinta

Asuransi jiwa terdapat manfaat meninggal dunia dengan UP (Uang Pertanggungan) yang cukup besar, dan dapat diwariskan kepada keluarga. Jika Anda memutuskan untuk menutup, berarti keluarga Anda telah kehilangan uang cukup besar yang semestinya mereka terima.

3. Premi baru bisa jadi lebih mahal

Seiring dengan bertambahnya usia Anda, ada saja kemungkinan perlu membayar premi lebih mahal untuk manfaat yang sama seperti polis yang sudah ditutup. Jadi silahkan pertimbangkan kembali jika Anda mau menutup polis Anda ya.

4. Terdapat masa tunggu untuk polis baru

Ketika Anda sudah menutup polis asuransi, kemudian beberapa tahun kedepan berpikir untuk membeli polis baru, maka Anda akan dikenai masa tunggu. Untuk polis Tapro Allianz masa tunggunya adalah 90 hari. Sangat disayangkan bukan jika Anda harus mengulang masa tunggu? Sedangkan tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi selama masa tunggu tersebut.

 

Balik lagi semua pilihan ada di tangan Anda, saran saya pikirkan berulang-ulang sebelum Anda mengambil keputusan.

 

Salam,

Caroline
Allianz Life Indonesia
SMS/WA: +628551140663
ca12olin3@gmail.com

 

 

 

Advertisements