Artikel

CI+ (49 Penyakit Kritis)

allianz_49_ci_160909000950_ll.jpg

49 jenis penyakit kritis yang dicover produk CIA dan CI+ antara lain:

1. Serangan jantung pertama

2. Stroke

3. Operasi jantung koroner

4. Operasi penggantian katup jantung

5. Kanker

6. Gagal ginjal

7. Kelumpuhan

8. Multiple sclerosis

9. Transplantasi organ vital tubuh

10. Penyakit alzheimer/gangguan otak organik degeneratif yang tidak dapat pulih kembali.

11. Koma

12. Penyakit parkinson

13. Terminal illness

14. Penyakit paru-paru kronis/tahap akhir

15. Penyakit hati kronis

16. Penyakit motor neuron

17. Muscular dystrophy

18. Anemia aplastis

19. Operasi pembuluh aorta

20. Hepatitis fulminant

21. Pulmonary arterial hypertension primer

22. Meningitis bakteri

23. Tumor otak jinak

24. Radang otak

25. Luka bakar

26. Poliomyelitis

27. Trauma kepala serius

28. Apallic syndrome

29. Penyakit jantung koroner lain yang serius

30. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk penyakit jantung koroner

31. Lupus eritematosus sistemik (systemic lupus erythematosus)

32. HIV yang didapatkan melalui transfusi darah dan pekerjaan

33. Tuli (hilangnya fungsi indra pendengaran)

34. Bisu (kehilangan kemampuan bicara)

35. Kebutaan

36. Skleroderma progresif

37. Penyakit kista medullary

38. Cardiomyopathy

39. Aneurisma pembuluh darah otak yang mensyaratkan pembedahan

40. Terputusnya akar-akar syaraf plexus brachialis

41. Stroke yang memerlukan operasi arteri carotid

42. Operasi scoliosis idiopatik

43. Pankreatitis menahun yang berulang

44. Penyakit kaki gajah kronis

45. Hilangnya kemandirian hidup

46. Kematian selaput otot atau jaringan (gangrene)

47. Rheumatoid arthritis berat

48. Colitis ulterative berat (cronh’s disease)

49. Penyakit kawasaki yang mengakibatkan komplikasi pada jantung

Masa tunggu 90 hari sejak polis diterbitkan

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk teman- teman yang membaca. Saya adalah Agen Asuransi Allianz dan saya bangga apabila saya bisa menjadi bagian dari hidup Anda.

Salam,

Caroline

Allianz Life Indonesia

SMS/WA: 08551140663

ca12olin3@gmail.com

Advertisements
Artikel, Asuransi Jiwa & Kesehatan

Menutup Polis Asuransi Bukanlah Hal Yang Bijaksana

Traditional couple in full safety. Concept of life insurance

Berikut adalah kutipan pembicaraan saya dengan salah satu orang yang saya temui, anggap saja namanya Bapak A ketika saya hendak menawarkan asuransi:

Saya   : “Pak, boleh tahu asuransi apa yang sudah bapak punya saat ini?”

Pak A : “Wah, saya sudah tutup tuh polis asuransi yang saya punya.”

Saya   : “Kenapa pak, boleh tahu kenapa bapak putuskan tutup polis?”

Pak A : “Habisnya saya bayar premi terus tiap bulan, tapi ga ada manfaatnya. Belum lagi ada kebutuhan lainnya”

Saya : “Betul pak, yang namanya kebutuhan akan selalu ada, tapi sayang banget pak, padahal asuransi itu kan buat persiapan kalau ada musibah”

Alasan diatas hanyalah salah satu dari beberapa alasan lain beberapa orang untuk menutup polis asuransi yang dimiliki, namun keputusan untuk menutup polis bukanlah bijaksana mengapa? berikut ini adalah alasannya

1. Premi lebih murah ketimbang biaya pengobatan sakit kritis

Apakah Anda yakin, sudah tidak ada dana yang bisa disisihkan per bulan? coba dicek, apakah hal itu bukan karena Anda lebih mementingkan gaya hidup? Katakanlah untuk premi diperlukan 500 ribu rupiah, sementara biaya pengobatan sakit kritis 500 juta rupiah. Nah apakah Anda rela jika tabungan dan aset yang Anda kumpulkan sejak lama terpakai untuk biaya pengobatan? pilih mana  siapkan dana tunai jika terjadi resiko sakit kritis dengan cara  dicicil perbulan atau tiba-tiba harus setor uang besar untuk pengobatannya?

2. Ada Uang Pertanggungan (UP) jiwa untuk keluarga tercinta

Asuransi jiwa terdapat manfaat meninggal dunia dengan UP (Uang Pertanggungan) yang cukup besar, dan dapat diwariskan kepada keluarga. Jika Anda memutuskan untuk menutup, berarti keluarga Anda telah kehilangan uang cukup besar yang semestinya mereka terima.

3. Premi baru bisa jadi lebih mahal

Seiring dengan bertambahnya usia Anda, ada saja kemungkinan perlu membayar premi lebih mahal untuk manfaat yang sama seperti polis yang sudah ditutup. Jadi silahkan pertimbangkan kembali jika Anda mau menutup polis Anda ya.

4. Terdapat masa tunggu untuk polis baru

Ketika Anda sudah menutup polis asuransi, kemudian beberapa tahun kedepan berpikir untuk membeli polis baru, maka Anda akan dikenai masa tunggu. Untuk polis Tapro Allianz masa tunggunya adalah 90 hari. Sangat disayangkan bukan jika Anda harus mengulang masa tunggu? Sedangkan tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi selama masa tunggu tersebut.

 

Balik lagi semua pilihan ada di tangan Anda, saran saya pikirkan berulang-ulang sebelum Anda mengambil keputusan.

 

Salam,

Caroline
Allianz Life Indonesia
SMS/WA: +628551140663
ca12olin3@gmail.com