Katakan “Tidak” Untuk Asuransi Jika…

say-no.jpg

Halo teman – teman, berkaitan dengan judul kali ini saya ingin sedikit flash back ke belakang ya..beberapa tahun yang lalu ketika saya didatangi agen asuransi yang merupakan teman saya, apakah saya langsung mengatakan “ya” dan “setuju”?

Sama seperti kebanyakan teman-teman yang mungkin belum merasa perlu, saat itu kata yang keluar dari mulut saya adalah “nanti saja”, “belum perlu”.

Lalu apa yang membuat saya sekarang ini memutuskan untuk memiliki asuransi?

Terlepas dari profesi saya sebagai seorang agen Allianz, saya pernah bekerja di bidang kesehatan. Pada saat itu saya banyak bertemu dengan bermacam-macam client dengan keluhan kesehatan. Setelah pengobatan selesai dan keluar rincian biaya, diantara mereka yang tidak memiliki asuransi mengeluhkan biaya pengobatan yang mahal! Disini tepat deh pepatah sehat itu mahal.

Jika sehat itu mahal, siapkah kita jika penghasilan yang kita kumpulkan dikeluarkan hanya untuk membiayai kesehatan? Masihkah kita menolak jika ada yang ingin menggantikan kita untuk membiayai pengobatan?

Selain itu, pernah juga teman saya (bukan sang agen) bercerita bahwa salah satu anggota keluarganya yang berkecukupan memilih untuk tidak berasuransi, kelihatannya tidak masalah.  Beberapa waktu kemudian, sang pencari nafkah terkena penyakit kritis, dan memerlukan pengobatan dalam jangka waktu yang lama. Secara otomatis, pencari nafkah tidak bekerja lagi, uang yang dikumpulkan digunakan untuk membiayai pengobatan, dan para anggota keluarganya juga menurunkan standard hidup mereka. Namun sayang, tak lama setelahnya sang pencari nafkah pergi meninggalkan keluarga untuk selamanya.

Dari sanalah saya semakin berpikir bahwa asuransi itu penting dan perlu, dan saya berubah dari mengatakan “tidak” menjadi “ya”.

Mungkin jika masih ada yang mengatakan “TIDAK”, saya setuju jika memang:

  • Orang tersebut TIDAK AKAN meninggal
  • Orang tersebut TIDAK AKAN sakit selamanya
  • Orang tersebut TIDAK SAYANG keluarga

Mari teman-teman, miliki asuransi mulai dari sekarang. Kalu bukan sekarang, kapan lagi?

Salam,

Caroline
Allianz Life Indonesia
SMS/WA: +628551140663
ca12olin3@gmail.com

 

 

Advertisements

Menutup Polis Asuransi Bukanlah Hal Yang Bijaksana

Traditional couple in full safety. Concept of life insurance

Berikut adalah kutipan pembicaraan saya dengan salah satu orang yang saya temui, anggap saja namanya Bapak A ketika saya hendak menawarkan asuransi:

Saya   : “Pak, boleh tahu asuransi apa yang sudah bapak punya saat ini?”

Pak A : “Wah, saya sudah tutup tuh polis asuransi yang saya punya.”

Saya   : “Kenapa pak, boleh tahu kenapa bapak putuskan tutup polis?”

Pak A : “Habisnya saya bayar premi terus tiap bulan, tapi ga ada manfaatnya. Belum lagi ada kebutuhan lainnya”

Saya : “Betul pak, yang namanya kebutuhan akan selalu ada, tapi sayang banget pak, padahal asuransi itu kan buat persiapan kalau ada musibah”

Alasan diatas hanyalah salah satu dari beberapa alasan lain beberapa orang untuk menutup polis asuransi yang dimiliki, namun keputusan untuk menutup polis bukanlah bijaksana mengapa? berikut ini adalah alasannya

1. Premi lebih murah ketimbang biaya pengobatan sakit kritis

Apakah Anda yakin, sudah tidak ada dana yang bisa disisihkan per bulan? coba dicek, apakah hal itu bukan karena Anda lebih mementingkan gaya hidup? Katakanlah untuk premi diperlukan 500 ribu rupiah, sementara biaya pengobatan sakit kritis 500 juta rupiah. Nah apakah Anda rela jika tabungan dan aset yang Anda kumpulkan sejak lama terpakai untuk biaya pengobatan? pilih mana  siapkan dana tunai jika terjadi resiko sakit kritis dengan cara  dicicil perbulan atau tiba-tiba harus setor uang besar untuk pengobatannya?

2. Ada Uang Pertanggungan (UP) jiwa untuk keluarga tercinta

Asuransi jiwa terdapat manfaat meninggal dunia dengan UP (Uang Pertanggungan) yang cukup besar, dan dapat diwariskan kepada keluarga. Jika Anda memutuskan untuk menutup, berarti keluarga Anda telah kehilangan uang cukup besar yang semestinya mereka terima.

3. Premi baru bisa jadi lebih mahal

Seiring dengan bertambahnya usia Anda, ada saja kemungkinan perlu membayar premi lebih mahal untuk manfaat yang sama seperti polis yang sudah ditutup. Jadi silahkan pertimbangkan kembali jika Anda mau menutup polis Anda ya.

4. Terdapat masa tunggu untuk polis baru

Ketika Anda sudah menutup polis asuransi, kemudian beberapa tahun kedepan berpikir untuk membeli polis baru, maka Anda akan dikenai masa tunggu. Untuk polis Tapro Allianz masa tunggunya adalah 90 hari. Sangat disayangkan bukan jika Anda harus mengulang masa tunggu? Sedangkan tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi selama masa tunggu tersebut.

 

Balik lagi semua pilihan ada di tangan Anda, saran saya pikirkan berulang-ulang sebelum Anda mengambil keputusan.

 

Salam,

Caroline
Allianz Life Indonesia
SMS/WA: +628551140663
ca12olin3@gmail.com

 

 

 

Sapi, Rumah, Mobil Saja Diasuransikan, Diri Sendiri Sudahkah?

IMG-20171112-WA0015

Hi teman-teman, silahkan baca terlebih dulu potongan artikel diatas ya.

Bagi peternak, sapi tentunya merupakan aset yang memberikan nilai ekonomi sehingga perlu dilindungi dari resiko yang tidak diinginkan. Apabila terjadi musibah menimpa sapi, seperti kematian, kecelakaan, dan kehilangan maka para peternak akan mendapatkan uang dari pihak asuransi.

Seandainya teman-teman memiliki aset  penting yang memiliki nilai ekonomi, misalkan rumah atau mobil, akankah keduanya diasuransikan? Jika jawabannya adalah ya, maka mengapa masih mengatakan tidak untuk mengasuransikan diri sendiri?

Nyawa / jiwa yang diberikan oleh Tuhan tentunya jauh lebih penting ketimbang materi lain seperti rumah ataupun mobil bukan? Jika resiko kehilangan menimpa aset material, maka kita masih bisa mendapatkannya kembali meskipun memerlukan waktu. Bagaimana jika seandainya nyawa yang cuma satu ini hilang? Tidak dapat dicari penggantinya bukan? Saya tidak mengatakan jika asuransi dapat mengembalikan nyawa/jiwa yang hilang, namun asuransi memberikan manfaat yang sangat besar bagi keluarga yang ditinggalkan.

Beberapa faktor resiko bisa saja dapat terjadi dalam kehidupan kita. Adapun diantaranya adalah resiko sakit, cacat tetap total hingga resiko kehilangan jiwa atau meninggal. Resiko tersebut tentunya tidak ada satupun diantara kita yang dapat memprediksi kapan resiko tersebut akan terjadi. Namun yang masih dapat kita lakukan adalah melakukan pengelolaan risiko yaitu dengan memindahkan resiko kepada pihak lain (dalam hal ini perusahaan asuransi).

Jika diantara Anda merupakan kepala keluarga yang mencari nafkah, maka diri Anda memiliki nilai ekonomi yang besar bagi keluarga. Apabila terjadi sesuatu terhadap kepala keluarga, maka yang akan menderita secara langsung adalah keluarga. Resiko kehilangan penghasilan ini yang harus ditanggung oleh keluarga yang ditinggalkan.

Berbicara mengenai asuransi jiwa sebenarnya berbicara mengenai perlindungan bukan berbicara tentang kemalangan (kematian, kecelakaan, cacat, dan sakit berat). Dengan memiliki asuransi jiwa berarti kita melindungi nilai ekonomi kita dari keterpurukan akibat resiko.

 

Salam,

Caroline
Allianz Life Indonesia
SMS/WA: 08551140663
ca12olin3@gmail.com

 

Semakin Dini Berasuransi Lebih Menguntungkan

150416_allianz_manfaat_asuransi

Beberapa tahun yang lalu, ketika saya belum memahami asuransi saya cenderung beranggapan jika saya bisa berasuransi kapanpun ketika saya mau. Memang benar saya bisa, namun apakah biaya premi yang saya bayarkan pada saat sekarang masuk akan sama jika saya masuk beberapa tahun sebelumnya? Tentunya tidak! Karena biaya premi asuransi akan berbanding lurus dengan usia seseorang.

Pada tulisan kali ini, saya ingin mengajak teman-teman sekalian untuk mengetahui benefit yang didapat jika memiliki asuransi sejak dini

1. Biaya premi lebih terjangkau

Seperti yang telah saya sebutkan diatas, memiliki asuransi pada usia muda akan mendapatkan premi yang lebih terjangkau, dan nilai manfaat perlindungan yang didapatpun lebih maksimal dibandingkan jika memiliki asuransi pada usia yang lebih tua.

2. Penambahan Manfaat

Jika sudah memiliki tambahan penghasilan, maka kita bisa mengambil beberapa tambahan perlindungan untuk melengkapi perlindungan dasar. Jangka waktu perlindungan tambahan ini pada umumnya terbilang lama, sehingga asuransi yang kita miliki semakin maksimal.

3. Nilai Investasi

Dalam produk unilink, disamping mendapatkan uang pertanggungan (UP) kita juga mendapatkan nilai investasi . Semakin panjang usia memiliki produk unit link, semakin besar investasi yang diperoleh. Hasil dari nilai investasi tersebut nantinya juga dapat teman-teman gunakan untuk apa saja sesuai keinginan.

Jangan menunda lagi, mari berasuransi bersama Allianz

 

Salam,

Caroline
Allianz Life Indonesia
SMS/WA: 08551140663
ca12olin3@gmail.com

 

 

 

Sembilan Kanker Terbanyak

IMG-20171024-WA0007

Potongan gambar diatas berasal dari data satu rumah sakit mengenai peringkat penyakit kanker.

Coba teman-teman lihat dan perkirakan, berapa besar biaya yang diperlukan untuk pengobatan jika seseorang terdiagnosa penyakit kanker?

Tanyakan juga ke diri masing-masing, apakah peroteksi income sebagai bentuk pencegahan penting untuk dimiliki? Apakah masih menutup diri terhadap asurnasi?

Jangan sampai kanker menghalangi impian Anda

Jaga masa depan dengan perlindungan terbaik

 

Salam,

Caroline
Allianz Life Indonesia
SMS/WA: 08551140663
ca12olin3@gmail.com

Jangan Cuek Dengan Masa Depan

Future-Ahead-e1420924231992

Masalah kelak, kelak saja baru dipikirkan. Lah kenapa? besok mau ngapain saja masih belum tahu, kenapa harus berpikir jauh ke depan. Toh kalau memang harus terjadi artinya sudah takdir Yang Kuasa.

Bisa jadi diantara kita masih ada yang berpikiran seperti itu bukan? Namun jika soal masa depan keluarga, benarkah Anda akan tega berkata demikian? Saya pribadi yakin kalau Anda sebagai kepala keluarga, Anda memiliki bertanggung jawab terhadap masa depan keluarga yang dicintai.

Kepedulian Anda terhadap masa depan keluarga mulai saat ini, akan membawa Anda dan keluarga kepada kesejahteraan bukan kesengsaraan.

Berapa banyak orang tua yang khawatir tentang anak cucu mereka, jika anak atau cucu mereka tidak sukses atau kekurangan secara materi? atau tanyakan pada orang yang sudah dekat dengan “kematian” dan masih memiliki keluarga, apa yang dikhawatirkan? jawabannya akan selalu sama, bagaimana kehidupan keluarganya, meskipun dulu berkata sudah takdir Tuhan.

Maka dari itu siapkanlah ASURANSI JIWA untuk keluarga, dengan begitu ketenangan batin & kenyamanan hidup akan menemani Anda.

Salam,

Caroline
Allianz Life Indonesia
SMS/WA: 08551140663
ca12olin3@gmail.com