Bukti Klaim

“Saya tidak mau ikut asuransi, karena dengar-dengar dari teman kalau pas klaim susah, ribet atau nanti ga dibayarkan.” Seringkali orang mengatakan demikian sehingga memutuskan untuk tidak mengambil asuransi.

Apa benar demikian? Proses klaim dianggap susah atau ribet kemungkinan karena tidak tahu prosedur klaimnya seperti apa.

Klaim yang dimaksud disini bukanlah sekedar klaim rawat inap atau klaim flexicare, namun klaim critical illness (penyakit kritis) dan klaim meninggal dunia, karena justru klaim tersebutlah yang sangat besar nominalnya dan sangat memberikan dampak bagi nasabah dan keluarga.

Berikut ini adalah data klaim Asuransi Allianz

screen-shot-2017-02-26-at-7-36-41-am

Seorang agen Allianz  bernama Ibu Cindy, menceritakan mengenai nasabahnya yang berusia 58 tahun. Usia polis 8 tahun dan nasabahnya pada akhir 2016 lalu mengalami sakit stroke.

Januari 2017 mengajukan klaim, dan dalam kurun waktu 12 hari kerja klaim cair yaitu uang tunai 400 juta rupiah, dan keluarga mengakui dana tersebut sangat bermanfaat untuk keluarga, karena untuk fisioterapi saja per sekali kedatangan membutuhkan dana 2 juta rupiah.

Kini Nasabah sudah sembuh dan masih dalam proses pemulihan.

20170225_121455

memiliki asuransi sejak dini sangat penting, sehingga saat ada resiko menimpa, maka ada perlindungan berupa uang tunai yang sangat besar, yang dapat membantu pemulihan dan membantu biaya hidup keluarga.

Salam,

Caroline
Allianz Life Indonesia
SMS/WA: 08551140663
ca12olin3@gmail.com

Gaya Hidup Berasuransi

Asuransi sebenarnya sudah ada sejak lama di Indonesia, namun karena kesadaran masyarakat yang masih minim maka perlu edukasi akan pentingnya manfaat asuransi.

Yang perlu diingat adalah asuransi itu penting untuk mengalihkan risiko yang mungkin terjadi pada diri anda. Apa yang akan terjadi ketika seorang yang menjadi kepala keluarga dan tulang punggung keluarganya tiba-tiba mengalami kecelakaan dan perlu dirawat di rumah sakit? pastinya sebagai anggota keluarga akan sangat terpukul akan sekuat tenaga mencari cara supaya sang  kepala keluarga tercinta bisa pulih kembali. Terbayangkah berapa biaya yang perlu dikeluarkan anggota keluarga untuk biaya perawatan di rumah sakit apabila sang kepala keluarga tidak ada asuransi?  Bisakah biaya tersebut dibayarkan belakangan ke rumah sakit? Hal ini tentunya menjadi beban pikiran.

image

Lain hal jika kepala keluarga tersebut punya asuransi, anggota keluarga bisa bernapas lega dan tidak pusing karena biaya perawatan rumah sakit akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Sayangnya masih sedikit yang mengerti manfaat asuransi sehingga asuransi belum menjadikan asuransi bagian dari gaya hidup.

Kalau dibandingkan dengan masyarakat di negara maju, kesadaran masyarakat kita terhadap asuransi masih terbilang minim. Kalau di negara maju masyarakatnya rela kehilangan sebagian kecil uang untuk asuransi daripada kehilangan uang lebih besar saat terjadi hal-hal yg tidak diinginkan. Sampai-sampai penyanyi, atlit atau artis terkenalnya pun mengasuransikan bagian tubuh mereka. Nah sedangkan masyarakat kita masih lebih takut kehilangan uang untuk asuransi. Akibatnya kehilangan uang yang lebih besar lagi ketika terjadi resiko yang tidak diharapkan, misalnya: meninggal,kecelakaan, dan sakit kritis.

Apakah anda masih menolak dengan alasan belum perlu ketika ditawarkan atau dijelaskan manfaat asuransi oleh agen asuransi? Coba pikirkan kembali manfaatnya. Jangan sampai anda kehilangan tabungan waktu terjadi musibah. Ingat loh musibah itu datangnya tanpa diduga. Daripada sudah jatuh tertimpa tangga nantinya, bukankah sebaiknya sedia payung sebelum hujan?

Salam,

Caroline
Allianz Life Indonesia
SMS/WA: 08551140663
ca12olin3@gmail.com