Antisipasi Problematika Keuangan di Masa Mendatang

Teman-teman semua, berapa banyak diantara kita yang sudah memikirkan perencanaan kehidupan di hari tua kelak? Tentunya untuk menikmati hari tua yang cerah, perlu kita siapkan sejak kita masih muda, yang paling utama tentu saja dari sisi finansial, salah satunya menabung.

Kapan harus mulai menabung?

Sesegera mungkn, jangan pernah menunda untuk menabung. Untuk besaran jumlah, memang sebaiknya disesuaikan dengan pendapatan dan pengeluaran tiap individu. Namun yang lebih penting lagi kita harus melilihat usia kita dan usia rencana pensiun kita.  Saya ambil contoh, usia rencana pensiun mengikuti usia rata-rata, yaitu 55 tahun, dan usia harapan hidup adalah 75 tahun sesuai usia harapan hidup masyarakat Indonesia dan lihat lihat grafik dibawah ini

Pada saat usia pensiun, biaya kehidupan menjadi tinggi dikarenakan adanya inflasi.

grafik biaya hidup

Lalu apakah problemnya? Yang menjadi problem adalah problem keuangan apabila kita tidak mempersiapkan solusinya sejak sekarang, termasuk juga menunda-nuda.

Pertanyaannya, adakah solusinya?

Salah satunya solusi adalah dengan memiliki tabungan pensiun.

Dan untuk mengetahuinya, semua ada hitung-hitungannya.

Yaitu dimulai dari berapa besar biaya hidup rata-rata per bulan, yaitu biaya rutin yang wajib harus tetap dibayar walaupun usia pensiun, seperti rumah, listrik, makan, jalan-jalan, dan lain-lain.

Misalnya 5 Juta sebulan. Namun harus memperhitungkan tingkat inflasi. Contoh sepeda motor harga 15 Juta, namun 20 tahun lalu harga sepeda motor 3 Juta. Tingkat inflasi 20 tahun lalu sampai sekarang adalah 5 kali lipat.

Goal tabungan pensiun

Usia produktif 25 tahun

Maka rumusnya adalah = 25/20 x 5 = 6.25

Jadi kalau saat ini kebutuhannya adalah 5 Juta per bulan, maka 20 tahun mendatang adalah 5×6,25 = 31,25 Juta, karena faktor inflasi.

Maka rencana besaran lumbung padi yang harus disiapkan agar pensiun dengan nyaman adalah :

31,25 Jt per bulan x 12 bulan x 20 tahun masa pensiun = 7,5 M

Hitungan jumlah yang harus di tabung dari sekarang adalah

7,5 M / 25 tahun usia produktif = 300 Juta di bagi 12 bulan = 25 Juta per bulan

Jadi, kita harus menabung 25 Juta per bulan selama 25 tahun agar terkumpul 7,5 M agar masa pensiun nyaman.

Artinya harus sudah punya income 30 Juta perbulan, supaya bisa menyisihkan 25 Juta per bulan.

yang harus ditabung

Kesimpulan:

  • Tabungan pensiun = No Choice
  • Tabungan pensiun untuk persiapan hari tua harus disiapkan sejak kapan? berapa besar? (lihat hitungan Anda)
  • Misal: Yang harus di tabung adalah 25 Juta per bulan
  • Berapa yang Anda mau sisihkan dari sekarang? (harus dipaksakan demi hari tua nanti) Misal: 2 Juta per bulan
  • Mau di tabung kemana?

Kalau jawabannya harus menabung 25 Juta per bulan, kira-kira masalah atau tidak?

Kalau tidak bisa, kira-kira 20 Juta per bulan sanggup?

Kalau tidak sanggup, kira-kira 10 Juta per bulan?

Kalau tidak, seberapa besar yang sanggup kita tabung, 2 Juta per bulan?

Misalkan sanggup menabung 2 Juta per bulan, pertanyaan terakhir adalah mau di tabung kemana?

Jawaban umum adalah tabung di bank. Namun ternyata muncul masalah baru, untuk mencapai 1 Miliar dibutuhkan waktu 40 tahunan.

Artinya, saat mencapai 1 M, usia saat itu adalah 70 tahun, apakah happy dengan jumlah tersebut?

Kira-kira kondisi saat usia 70 tahun masih sehat atau tidak? fisik menurun atau tidak?

Saat kesehatan menurun, biasanya lebih sering ketemu dengan dokter, dan bukan rahasia kalau biaya kesehatan tidak pernah turun, yang ada naik terus.

Kira-kira 1 M tersebut apakah masih bisa tetap utuh?

Rela atau tidak uang hasil tabungan kerja keras hingga terkumpul 1 M bisa jadi berpindah rekening ke rekening Rumah Sakit?

Muncul pertanyaan:

  • Susah payah menabung, bahkan sampai memaksakan diri menabung, tidak mau uangnya hilang sia-sia.
  • Bagaimana mengantisipasinya?
  • Jika sakit terjadi, uang 1M tetap utuh, bagaimana caranya?

Kira-kira ada jawaban apa?

  • Dari investasi saya yang lain, bisnis, properti.Itu sih tetap hasil kerja keras sendiri, justru yang diinginkan adalah supaya jangan hasil kerja keras harus dikorbankan.
  • Asuransi bagaimana asuransi bisa bantu?
    Kalau di dunia ini tidak ada asuransi bagaimana?

Solusinya hanya asuransi, yaitu TAPRO:

tapro

Biaya sakit kritis = 1 M tanpa mengurangi tabungan Anda.

TAPRO ada fitur bernama payor benefit, yang memberikan pembebasan premi apabila sang pembayar premi menderita sakit kritis, sehingga premi yang biasanya rutin ditabung sendiri, diganti menjadi ditabungkan otomatis.

Bagaimana kalau meninggal? Ternyata TAPRO juga menyediakan warisan yang bisa kita tentukan besaran nilainya, hitungannya adalah biaya bulanan x 200, lalu apabila hak waris tersebut di depositokan dengan asumsi bunga 6% maka kita mendapat nilai 5 Juta per bulan sebagai pengganti biaya hidup bulanan

Semakin menegaskan jika TAPRO adalah yang terbaik.

Beda menabung di Bank dan di TAPRO dapat dilihat di gambar dibawah ini

tempat menabung

Semoga tulisan diatas dapat mencerahkan pemikiran teman-teman sekalian.

Salam,

Caroline
Allianz Life Indonesia
SMS/WA: 08551140663
ca12olin3@gmail.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s