Mengenal Asuransi

Continue reading

Advertisements

Asuransi itu Omong Kosong?

policy

Teman-teman tersayang, kali ini saya ingin mengajak Anda berpikir melalui sebuah cerita dibawah ini

Aku seorang ibu yang harus membesarkan putra semata wayangku sendirian karena perjalanan hidup yang kujalani cukup berliku. Tapi itu bukan alasan aku harus menyerah pada keadaan.

Baru tahun lalu dia wisuda dan mendapatkan pekerjaan di satu group perusahaan besar. Perjuanganku selama dua dekade akhirnya berhasil! Kupikir saatnya aku mulai tarik nafas dan memikirkan hidupku sendiri.

Tapi tak satupun dapat menduga apa yang akan terjadi dalam hidup, minggu ini sudah 3 bulan terakhir aku setiap hari 24 jam menemani buah hatiku, yang berjanji akan menjaga aku di usia tuaku, sekarang ini anakku terbaring tak berdaya. Ia harus melewati operasi demi operasi untuk mengangkat tumor di tubuhnya. Minggu ini sayangku melewati kemo dan radiasi ke 12 kalinya. Tubuh yang gagah dan tegap sekarang begitu lunglai. Sebagai ibu apapun akan kulakukan untuk kesembuhannya.

Aku bersyukur untuk BPJS yang mencover SEBAGIAN dari sebesar gunung biaya yang terkuras. Karena untuk dicover full BPJS, sayangku harus menunggu antrian kamar ke 90! Tidak mungkin itu kubiarkan, satu satunya jalan aku harus menaruhnya dikamar yang hanya dicover sebagian oleh BPJS. Artinya aku harus menanggung lebih dari separuh biayanya!

Dana ratusan juta dari asuransi yang beberapa tahun kusisihkan 10 ribu per hari ternyata sekarang ini sangat membantuku. Walaupun tetap saja seperti tetesan air di lautan luas, tapi itu telah membebaskan begitu besarnya ongkos selama dirumah sakit. Terpikir kenapa dulu aku hanya menyisihkan begitu kecil? Bukankah semua ibu juga tidak akan berfikir buah hati yang begitu gagah bisa mengalami hal seperti ini? Siapa duga ini akan terjadi? Orang juga bilang “tidak pantas dia sakit seperti ini” tapi inilah kehidupan yang harus kami lewati.

Sekarang aku mengerti, asuransi hanyalah bagian dari perencanaan keuangan yang bijak. Faedahnya telah kami terima dimasa tersulit dalam hidup kami dan aku tidak perlu meminta belas kasihan orang lain. Aku dan buah hatiku tidak akan menyerah, bantulah kami dalam doa-doa saat membaca tulisan ini.

“My insurance policy is love letter to my darling in his difficut time”. Love never fail

Diceritakan kembali dari kisah nyata sepasang Ibu&anak yang luar biasa.

Salam,

Caroline
Allianz Life Indonesia
SMS/WA: 08551140663
ca12olin3@gmail.com

Cara Memiliki Tapro Allianz

keep-calm-tapro.jpg

 

Halo teman-teman, bagaimana dan apa sajakah yang harus disiapkan jika ingin memiliki Tapro Allianz?

Yang pertama mintalah agen untuk membuat proposal asuransi sesuai kebutuhan Anda, dan banyaklah bertanya kepada agen hingga betul-betul paham manfaat dari Tapro.

Setelah paham dan memutuskan untuk membuka polis, maka sejumlah dokumen yang diperlukan adalah:

  1. SPAJ (Surat Permintaan Asuransi Jiwa) yang telah diisi lengkap dan ditanda-tangani. (dapat meghubungi saya pada contact dibawah untuk proses pengajuannya )
  2. Proposal ilustrasi asuransi yang telah ditanda-tangani.
  3. Fotokopi identitas diri (KTP/Paspor) yang masih aktif.

Adapun tambahan lampiran yang diperlukan sebagai berikut

  1. Fotokopi akta kelahiran (untuk peserta anak-anak)
  2. Fotokopi Kartu Keluarga (untuk polis satu keluarga)
  3. Fotokopi Kartu Kredit (jika pembayaran menggunakan kartu kredit)
  4. Surat kuasa pendebetan rekening dan fotokopi halaman pertama buku tabungan jika cara membayar menggunakan autodebet.
  5. Surat kuasa pendebetan kartu kredit jika cara membayar menggunakan kartu kredit.
  6. Fotokopi hasil tes kesehatan, cek lab/surat keterangan dokter (jika dalam 5 tahun terakhir pernah memeriksakan kesehatan/dirawat di rumah sakit)
  7. Kuesioner medis (jika memiliki riwayat penyakit tertentu, seperti darah tinggi, kanker, jantung, asma)
  8. Kuesioner pekerjaan (jika pekerjaan termasuk berisiko tinggi seperti pekerja tambang, minyak dan gas, instalasi listrik)
  9. Kuesioner keuangan (jika uang pertanggungan jiwa lebih dari 3 miliar)

Demikian informasi cara untuk memiliki Tapro Allianz, semoga bermanfaat untuk teman-teman

Mari sadar berasuransi

Sakam Hangat,

Caroline
Allianz Life Indonesia
SMS/WA: 08551140663
Email: ca12olin3@gmail.com

Asuransi Jiwa dan Kesehatan

Salam kenal teman-teman semuanya, saya Caroline agen Asuransi Allianz

Saya ucapkan terima kasih sudah berkunjung ke blog saya

Diantara teman-teman, apakah ada yang sedang mencari asuransi? Jika ya, asuransi apakah yang dicari? Berikut ini adalah informasi lengkap mengenai asuransi Allianz, semoga dapat memberikan solusi bagi kebutuhan Anda.

No Asuransi yang Dicari Produk atau Cara yang Disarankan
1 Asuransi Jiwa
  1. Tapro Allianz (Tabungan Proteksi Allianz)
  2. Tapro Allisya (Tabungan Proteksi Allianz Syariah)
2 Asuransi Kesehatan Rawat Inap Cashless 1. Rider HSC+ pada Tapro Allianz2. Allisya Care

3. Maxi Violet

4. Smartmed Premier

3 Asuransi Penyakit Kritis 1. Rider CI+ pada Tapro Allianz2. Rider CI100 pada Tapro Allianz
4 Asuransi Kecelakaan dan Cacat Tetap 1. Rider ADDB pada Tapro Allianz2. Rider TPD pada Tapro Allianz

3. Personal Care

5 Santunan Harian Rawat Inap Rider Flexicare Family pada Tapro Allianz
6 Asuransi yang lengkap: Asuransi jiwa, rawat inap cashless, penyakit kritis, kecelakaan dan cacat tetap, santunan harian, dan bebas premi Tapro Smarlink Flexi Account Plus, tambahkan rider:1. HSC+

2. CI+ atau CI100

3. ADDB

4. TPD

5. Flexicare Family

6. Payor benefit

7 Asuransi Keluarga Lengkap Tapro Keluarga
8 Asuransi Rawat Jalan JKN-BPJS, atau siapkan dana darurat, atau rider Rawat Jalan pada produk Allisya Care, Maxi Violet, Smartmed Premier.
9 Asuransi Rawat Gigi JKN-BPJS, atau siapkan dana darurat, atau rider Rawat Gigi pada produk Allisya Care, Maxi Violet, Smartmed Premier.
10 Asuransi Melahirkan JK-BPJS , menabung, atau rider Melahirkan pada produk Allisya Care, Maxi Violet, Smartmed Premier.
11 Asuransi Pendidikan Bukan ranah asuransi. Sebaiknya investasi saja. Pada saat yang sama, ortu punya asuransi jiwa.
12 Asuransi Pensiun Bukan ranah asuransi. Sebaiknya investasi saja.

Jika Anda berminat dengan salah satu produk diatas, silahkan menghubungi saya:

Caroline
Allianz Life Indonesia
SMS/WA: 08551140663
Email: ca12olin3@gmail.com

Antisipasi Problematika Keuangan di Masa Mendatang

Teman-teman semua, berapa banyak diantara kita yang sudah memikirkan perencanaan kehidupan di hari tua kelak? Tentunya untuk menikmati hari tua yang cerah, perlu kita siapkan sejak kita masih muda, yang paling utama tentu saja dari sisi finansial, salah satunya menabung.

Kapan harus mulai menabung?

Sesegera mungkn, jangan pernah menunda untuk menabung. Untuk besaran jumlah, memang sebaiknya disesuaikan dengan pendapatan dan pengeluaran tiap individu. Namun yang lebih penting lagi kita harus melilihat usia kita dan usia rencana pensiun kita.  Saya ambil contoh, usia rencana pensiun mengikuti usia rata-rata, yaitu 55 tahun, dan usia harapan hidup adalah 75 tahun sesuai usia harapan hidup masyarakat Indonesia dan lihat lihat grafik dibawah ini

Pada saat usia pensiun, biaya kehidupan menjadi tinggi dikarenakan adanya inflasi.

grafik biaya hidup

Lalu apakah problemnya? Yang menjadi problem adalah problem keuangan apabila kita tidak mempersiapkan solusinya sejak sekarang, termasuk juga menunda-nuda.

Pertanyaannya, adakah solusinya?

Salah satunya solusi adalah dengan memiliki tabungan pensiun.

Dan untuk mengetahuinya, semua ada hitung-hitungannya.

Yaitu dimulai dari berapa besar biaya hidup rata-rata per bulan, yaitu biaya rutin yang wajib harus tetap dibayar walaupun usia pensiun, seperti rumah, listrik, makan, jalan-jalan, dan lain-lain.

Misalnya 5 Juta sebulan. Namun harus memperhitungkan tingkat inflasi. Contoh sepeda motor harga 15 Juta, namun 20 tahun lalu harga sepeda motor 3 Juta. Tingkat inflasi 20 tahun lalu sampai sekarang adalah 5 kali lipat.

Goal tabungan pensiun

Usia produktif 25 tahun

Maka rumusnya adalah = 25/20 x 5 = 6.25

Jadi kalau saat ini kebutuhannya adalah 5 Juta per bulan, maka 20 tahun mendatang adalah 5×6,25 = 31,25 Juta, karena faktor inflasi.

Maka rencana besaran lumbung padi yang harus disiapkan agar pensiun dengan nyaman adalah :

31,25 Jt per bulan x 12 bulan x 20 tahun masa pensiun = 7,5 M

Hitungan jumlah yang harus di tabung dari sekarang adalah

7,5 M / 25 tahun usia produktif = 300 Juta di bagi 12 bulan = 25 Juta per bulan

Jadi, kita harus menabung 25 Juta per bulan selama 25 tahun agar terkumpul 7,5 M agar masa pensiun nyaman.

Artinya harus sudah punya income 30 Juta perbulan, supaya bisa menyisihkan 25 Juta per bulan.

yang harus ditabung

Kesimpulan:

  • Tabungan pensiun = No Choice
  • Tabungan pensiun untuk persiapan hari tua harus disiapkan sejak kapan? berapa besar? (lihat hitungan Anda)
  • Misal: Yang harus di tabung adalah 25 Juta per bulan
  • Berapa yang Anda mau sisihkan dari sekarang? (harus dipaksakan demi hari tua nanti) Misal: 2 Juta per bulan
  • Mau di tabung kemana?

Kalau jawabannya harus menabung 25 Juta per bulan, kira-kira masalah atau tidak?

Kalau tidak bisa, kira-kira 20 Juta per bulan sanggup?

Kalau tidak sanggup, kira-kira 10 Juta per bulan?

Kalau tidak, seberapa besar yang sanggup kita tabung, 2 Juta per bulan?

Misalkan sanggup menabung 2 Juta per bulan, pertanyaan terakhir adalah mau di tabung kemana?

Jawaban umum adalah tabung di bank. Namun ternyata muncul masalah baru, untuk mencapai 1 Miliar dibutuhkan waktu 40 tahunan.

Artinya, saat mencapai 1 M, usia saat itu adalah 70 tahun, apakah happy dengan jumlah tersebut?

Kira-kira kondisi saat usia 70 tahun masih sehat atau tidak? fisik menurun atau tidak?

Saat kesehatan menurun, biasanya lebih sering ketemu dengan dokter, dan bukan rahasia kalau biaya kesehatan tidak pernah turun, yang ada naik terus.

Kira-kira 1 M tersebut apakah masih bisa tetap utuh?

Rela atau tidak uang hasil tabungan kerja keras hingga terkumpul 1 M bisa jadi berpindah rekening ke rekening Rumah Sakit?

Muncul pertanyaan:

  • Susah payah menabung, bahkan sampai memaksakan diri menabung, tidak mau uangnya hilang sia-sia.
  • Bagaimana mengantisipasinya?
  • Jika sakit terjadi, uang 1M tetap utuh, bagaimana caranya?

Kira-kira ada jawaban apa?

  • Dari investasi saya yang lain, bisnis, properti.Itu sih tetap hasil kerja keras sendiri, justru yang diinginkan adalah supaya jangan hasil kerja keras harus dikorbankan.
  • Asuransi bagaimana asuransi bisa bantu?
    Kalau di dunia ini tidak ada asuransi bagaimana?

Solusinya hanya asuransi, yaitu TAPRO:

tapro

Biaya sakit kritis = 1 M tanpa mengurangi tabungan Anda.

TAPRO ada fitur bernama payor benefit, yang memberikan pembebasan premi apabila sang pembayar premi menderita sakit kritis, sehingga premi yang biasanya rutin ditabung sendiri, diganti menjadi ditabungkan otomatis.

Bagaimana kalau meninggal? Ternyata TAPRO juga menyediakan warisan yang bisa kita tentukan besaran nilainya, hitungannya adalah biaya bulanan x 200, lalu apabila hak waris tersebut di depositokan dengan asumsi bunga 6% maka kita mendapat nilai 5 Juta per bulan sebagai pengganti biaya hidup bulanan

Semakin menegaskan jika TAPRO adalah yang terbaik.

Beda menabung di Bank dan di TAPRO dapat dilihat di gambar dibawah ini

tempat menabung

Semoga tulisan diatas dapat mencerahkan pemikiran teman-teman sekalian.

Salam,

Caroline
Allianz Life Indonesia
SMS/WA: 08551140663
ca12olin3@gmail.com

Rumah Kecil Vs Rumah Besar

house illlustrationJika teman-taman sekalian diijinkan untuk memilih tinggal di rumah kecil atau rumah besar, kira-kira mana yang teman-teman pilih?

Saya yakin semua sepakat menjawab “Rumah besar!”

Kalau begitu, pertanyaan selanjutnya: “Tinggal di rumah besar, mau urus rumah sendirian atau pakai pembantu ?”

“Yaaaa kalau rumah besar bagusnya sih pakai pembantu. Supaya lebih mudah”

Setuju ga?

Kenapa saya bertanya mengenai rumah besar dan rumah kecil? Nah, yang ingin saya analogikan adalah:

Rumah = Uang

Pembantu = Allianz

Pastinya semua tidak akan ada yang menolak uang besar, yang jadi masalah adalah uang besar itu apakah mau keluar dari kantong sendiri atau dari kantong orang lain (dalam hal ini adalah kantong pembantu kita, yaitu Allianz).

asuransi=pembantu

Bagi teman-teman yang “rumah”nya masih kecil, mari upgrade dengan mencicil “rumah” yang besar, dan soal mengurus rumah, serahkan pada pembantu kita, yaitu Allianz, karena yang satu ini memang spesialis mengurus rumah besar.

Salam,

Caroline
Allianz Life Indonesia
SMS/WA: 08551140663
ca12olin3@gmail.com

FAQ (Frequently Asked Questions) – Pertanyaan yang sering diajukan

FAQs-Banner

Tanya jawab tentang Allianz

Q: Berapa sih premi paling murah alias premi minimum?

A: Premi minimum Allianz adalah Rp 300.000 untuk premi bulanan dan Rp 1.500.000 untuk premi tahunan.

Pada dasarnya jumlah premi dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Anda dapat melakukan Top Up Tunggal kapan saja untuk meningkatkan Nilai Investasi Anda dengan minimal Rp. 1.000.000,- tanpa dikenakan biaya.


Q: Berapa usia minimal dan usia maksimal untuk menjadi nasabah Allianz?

A: Untuk Usia Masuk 15 hari – 70 tahun. Usia dihitung berdasarkan usia pada ulang tahun terakhir. Untuk proteksi CI 100 Usia Masuk: 5-70 tahun. Masa Pertanggungan: sampai dengan 100 tahun.


Q: Apa sih produk unggulan Allianz?

A: SmartLink New Flexi Account Plus, atau sering disebut TAPRO

Yaitu jaminan perlindungan jiwa seumur hidup, pasti dan maksimal. Dapatkan perlindungan jiwa seumur hidup hingga usia 100 tahun. Pastikan keluarga mendapatkan yang terbaik sekalipun saat Anda harus meninggalkan mereka.


Q: Harus berapa lama saya bayar premi?

A: Masa bayar premi minimal 3 tahun. Biasanya 10 tahun, istilahnya rencana setor. Sedangkan untuk masa bayar biaya asuransi adalah selama masa perlindungan.


Q: Apa sih keunggulan / kelebihan Allianz dibandingkan perusahaan asuransi lain?

A:

  1. Dengan premi yang sama, mendapatkan manfaat yang lebih besar (berani di compare)
  2. Melindungi hingga usia 100 tahun. (Asuransi lain hanya 70 tahun saja)
  3. Uang Pertanggungan Dasar / meninggal karena alasan apapun dibayar 100% sejak awal inforce hingga usia 100 tahun. (Asuransi lain syarat dan ketentuan lain berlaku)
  4. Melindungi 49 penyakit kritis hingga 100 kondisi penyakit kritis, dengan manfaat terpisah dengan Uang Pertanggungan Dasar / tidak mengurangi UP meninggal. (Asuransi lain hanya 34 penyakit kritis)
  5. Pembebasan premi hingga usia 65 tahun apabila tertanggung terdeteksi 1 dari 49 penyakit kritis / 1 dari 100 kondisi Penyakit Kritis, atau Cacat Tetap Total atau Meninggal.
  6. Semua manfaat tambahan (rider) berdiri masing-masing / terpisah, sehingga apabila terjadi Cacat Tetap Total, maka tidak akan mengurangi nilai UP Dasar/meninggal dan apabila klaim Cacat Tetap Total tidak membuat polis menjadi tutup. (Asuransi lain mengatakan jika sudah klaim Cacat Tetap Total maka UP dasar/meninggal dianggap menjadi nol / otomatis polis ditutup)
  7. Manfaat perlindungan terhadap Kecelakaan yang lebih lama, yaitu hingga usia 65 tahun. (Asuransi lain hanya sampai 60 tahun saja)
  8. Klaim kesehatan untuk rawat inap ketentuan minimum adalah 1×24 jam, dan bila akibat kecelakaan maka manfaat double klaim. (Asuransi lain minimum rawat inap 2×24 jam baru bisa klaim)
  9. TAPRO Keluarga / TAPRO Family adalah paket lengkap perlindungan bagi seluruh anggota keluarga, yang memberikan pembebasan premi bagi seluruh anggota keluarga jika salah satu dari orang tua, Ayah atau Ibu terkena musibah penyakit kritis atau cacat tetap total atau meninggal dunia.
  10. Biaya akuisisi lebih murah, demikian juga dengan biaya asuransi bulanannya, itu sebabnya premi lebih murah.

Q: Apa sih kelemahan / kekurangan Allianz dibandingkan perusahaan asuransi lain?

A:

  •  Tidak semua orang dapat menabung di Allianz, bahkan orang terkaya sekalipun, karena ada syaratnya, yaitu harus sehat/belum pernah terkena sakit kritis,
  • Tahun pertama dan kedua nilai tunai kecil, karena porsi investasinya adalah sebagai berikut:
Tahun Porsi Investasi
1 25%
2 60%
3 85%
4 92.50%
5 92.50%
6 105.26%
7 dst

Memiliki Asuransi Bagi Yang Belum Menikah

Jika ada diantara Anda yang masih lajang, dan ditawarkan asuransi apakah Anda berkata “Ah, saya belum menikah, untuk apa saya pakai asuransi. Nanti saja kalau sudah ada tanggungan. Saat ini uang saya cukup kok, sehingga tidak perlu uang.

sibujang

Terlepas dari status menikah atau pun lajang, saya mengatakan asuransi itu penting. Ingat asuransi = proteksi.

Coba perhatikan hal-hal dibawah ini dan pikirkan kebenarannya.

  • Semakin bertambah usia kita, semakin mahal biaya asuransi. Artinya, saat usia kita muda, semakin murah biaya asuransi.
  • Lebih baik berjaga-jaga, daripada tidak memiliki proteksi sama sekali. Yang namanya musibah itu tidak pernah ada yang bisa tahu kapan datangnya. Kalau sudah terkena penyakit, mengalami kecelakaan, bahkan sakit kritis, akan membuat diri seseorang tidak diterima di asuransi manapun.
  • Asuransi membuat kita lebih rajin menabung, karena program asuransi mengharuskan minimal menabung 5 tahun, sehingga dana di masa mendatang menjadi tersedia lebih besar.
  • Memaksimalkan Nilai Investasi. Karena hasil investasi akan berbeda dengan orang yang menunda 5 tahun atau bahkan 10 tahun.
  • Jangan membebankan orang tua atau saudara, bahkan kalau perlu kita mewariskan uang pertanggungan untuk keluarga kita.

Semoga artikel singkat ini cukup mencerahkan.

Salam,

Caroline
Allianz Life Indonesia
SMS/WA: 08551140663
ca12olin3@gmail.com